Macx; 0812318xxxx; Dec 16, 2008; 17:04
Aslm, Smua yg dtg akan pergi, smua yg ada di dunia tdk akan kekal. Jlni cobaan dg sabar n tawakal. Turut bduka cita, smoga arwah almarhum dtrima di si2 Allah swt. dn klwrg dibri ksbaran. dimakamkan dimn?
Dior; 085648880xxx; Dec 19:00
Mas iki Dior, aku turut berduka Cita mas. Sing sabar dan tawakal. You never walk alone.
Evie; 08155088xxx; Dec 16, 2008; 20:28
Frasatmu bnr,km bkl pulang lama,&lburan dpn kamu ndak mudik. Bliau meniggal karena apa? Bsk masih ttp jd juri?
Puspa; 085646882xxx; Dec 16, 2008; 22:52
Angki udah nyampe?Pandanglah wajah bpk skrg. mungkin saat ini trakhir kalinya angki bisa liat wjh bpk. Angki temani bpk, ngaji disebelah bpk Angki.
Dian; 085850145xxx; Dec 17, 2008; 17:12
Inget mas, sgla sesuatuna akan kmbali pada-Nya.. Yang sabar ya mas, maaf, dian br tahu. doa dian sertain bapakna mas.
Itulah lima pesan singkat yang saya terima dari beberapa kawan selama perjalanan dari Surabaya menuju Jember. Kelima pesan singkat itu, memberi saya kekuatan yang luar biasa.Macx adalah sahabat kuliah saya. Ayahanda beliau telah meninggal dunia setahun yang lalu. Penyakit yang diderita almarhum ayah Macx, sama percis dengan yang diderita almarhum bapak saya.
Dior adalah anak TPC, dia merupakan tipe pekerja keras di TPC bersama Bodrex, Acist dan Gajah. Pesannya bahwa saya tidak sendiri di dunia, bener-bener menyentuh. Thx Yor.
Evie temen kampus dan TPC orang pertama yang saya kabari. Dari Evie dan Macx, kabar duka menyebar luar biasa. Makasih ya Ev. Beberapa jam sebelumnya, saya bercerita bahwa saya diminta menjadi juri lomba blog di Jember. Saya ingin memberikan kejutan kepada keluarga di Jember, sekaligus mudik selama seminggu. Ternyata, saya mudik justru saya yang terkejut…..
Dian Rahma (bukan Tjahaju), adik kelas di kampus. Almarhum bapak saya, bisa jadi bertemu dengan almarhum ayah Dian di alam barzah. Dian saat ini hanya tinggal berdua dengan bunda. Ketika saya bertamu ke rumah Dian, sang bunda kata Dian, masih belum bisa menerima kenyataan bahwa sang suami a.k.a ayah Dian telah meninggal. Bunda Dian sering menangis. Ayahanda Dian adalah fotografer dinas kesehatan Surabaya. Nikon F3 dan D70 serta mengenal baik Mamuk Ismuntoro adalah bukti ayahanda Dian bukan fotografer sembarang.


